Just Share and copas
saat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah, hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar.
Aku di matamu mungkin bagaikan nun mati diantara idgham bilagunnah. yah terlihat.. tapi di anggap tidak ada.
Aku ungkapkan maksud dan tujuan perasaan ku seperti idzhar, jelas dan terang.
Sejenak pandangan kita bertemu, lalu tiba-tiba semua itu seperti idgham mutamassilain, melebur jadi satu.
Cintaku padamu seperti mad wajib muttassil, paling panjang diantara lainnya.
Dan akhirnya setelah lama kita bersama, cinta kita seperti iqlab. ditandai dengan hati yang menyatu.
sayangku kepada mu seperti mad thabii dalam quran. banyak banget.
Semoga dalam hubungan kita ini kaya idgham bilagunnah, cuma berdua. lam dan ro'
Layaknya waqaf muánaqah, engkau hanya boleh berhenti di salah satunya. dia atau aku?
Meski perhatianku ga terlihat kaya lam alif syamsiah, cintaku padamu seperti alif lam qomariah, terbaca jelas.
Aku harap cinta kita seperti waqaf lazim, terhenti sempurna diakhir hayat..
Sama dengannya dengan mad aridh dimana tiap mad bertemu lin sukun aridh akan berhenti, seperti itulah pandanganku ketika melihatmu.
Layaknya huruf tafkhim, namamu pun bercetak tebal difikiran ku. seperti hukum iamlah yang dikhususkan untuk ro' saja. begitu juga aku yang hanya untukmu.
semoga aku jadi yang terakhir untuk kamu seperti mad aridlissukun.
akhir kata *telen buku tajwid* *blekblekblek*
Saturday, August 30, 2014
Sunday, August 10, 2014
Rindu
Bayangmu menguntai dalam malam
Labuhkan ukiran rindu di tepian langit.
Rindu tak bertepi.
Langit, tolong sampaikan salam rinduku padanya.
Tolong bisikkan pada waktu, harap putar 3 tahun lalu
Tolong teriakkan ia
untuk mengingat segala kenangan.
Sungguh rindu ini tak terbendung.
Dikala jarak menengahi, berteman sepi.
dyna~
Saturday, August 9, 2014
Holiday
Hi, how was your holiday? Absolutely fun, yah? Haha. Me too.
Btw. Di liburan ramadhan dan idul fitri ini banyak destination yang menarik dan
bagus banget untuk kami kunjungi tahun ini. Lebih fun lah kalo di compare-in
sama liburan idul fitri tahun kemaren. Walaupun uda sampe rumah itu capek
banget, but its worth it. Destination awal aku yaa, my hometown. Bengkalis. Perginya akhir ramadhan.
Untungnya ga macet dan ga ada antrian di roro nya. Biasanya sampe berjam jam
nungguin roronya -_-
Di hari raya 1, first day in bengkalis at (USA) Ujung Sungai Alam
Owowowo!
Jalan raya~~~ kemana mana~~
Hari raya kedua back to dumai~~ .
3rd day of lebaran, Next destination is jreng jreng jreng!! Duri~~ nginap sehari di duri sebelum melanjuti
perjalanan.
Destination selanjutnya kita pergi ke……. West Sumatra.
eh bersambung dulu mo nonton drama doeloe
Friday, July 11, 2014
Tetap berusaha, dan berdoa. perjuangan belum berhenti sampai disini
Yaah hari pengumuman hasil test yang aku tunggu selama ini
seumur hidupku yang menyangkut masa depan ku keluar, seketika darah rasanya
membeku , jantung seakan berhenti berdetak dan sepertinya si jantung ingin
melompat keluar, tubuh lemas tak berdaya,
mata ku kaku melihat layar laptop dengan
segala harapan tinggi yang bergejolak di dada. Ku lihat, nama ku tidak ada tercantumkan
di segelintir nama nama yang lulus, dan
rasanya semua harap ku selama ini, semua usaha yang kulakukan pagi, siang,
malam, semua doa yang ku pinta pada tuhan ku yang aku lakukan selama ini terasa
tidak berguna, sia sia. Okey seperti nya untaian kata ku diatas terlalu
berlebihan.
Yah, setelah tamat SMA pastinya dong kita akan ngelanjutin
belajar di perguruan tinggi. Dan ternyata sekarang faktanya “masuk” perguruan
tinggi itu “ga” semudah yang aku bayangin dulu. Iya, memang ga mudah. Ada berjuta
anak SMA juga yang tamatnya sama dengan ku, dan mereka juga memiliki keinginan
untuk melanjutkan kan belajar nya di
perguruan tinggi juga. Berbagai macam cara mereka, aku lakuin untuk lulus di
PTN yang kita impi-impikan, mulai dari bimbel ke luar kota, belajar sendiri
dirumah, belajar online dan banyaaaaaak cara yang kita lakuin untuk lulus. Orang
tua juga selalu menyupport kita yakin bahwa anaknya bisa lulus, yakin anak nya
pinter, yakin anaknya bisa ngalahin jutaan saingan, yakin seyakin yakinnya. Dan
itu juga termasuk beban bagi kita “anaknya”. Aku ga mau mereka kecewa. Aku mau
mereka bangga. Alaaah, pokoknya berat banget tanggung jawabnya kalo orang tua
uda seyakin yakinnya kita pasti bisa.
Setelah mengetahui kita engga lulus tu rasaya ya allah, kaya
dihempaskan dari langit ke tujuh jatuhnya tu di lautan. Sesek, nyesek, ga bisa
napas sedetik. ya allah, otak rasanya
menciut. Bibir pucat kaku, ga mau sesiapa yang tau. Malu? Yaiyadong malu nya
itu loh. Malu banget sama orang tua,kalo dengan orang tua lebih ke takut hal
ini ngecewain dia. Ah pokoknya ga mau ngasi tau berita kabar buruuk manggis
ini. Ga bisa tidur mikirin gimana masa depan ku. ya walaupun aku uda punya
cadangan, tapi tetep ajaaaa. Nyeseknya!!!!!
*tarik nafas dalam dalam, keluarkan…huff….*
Yaaah, usaha belajar mati-matian sebelum hari H nya. Dan itu
uda aku lakuin,mulai dari ngebahas soal,
belajar online di zenius, beli buku,
semuaaanya. Semuanya uda aku lakuin! Tapi ya mungkin Allah belum
memperkenankan aku lulus di sana. Mungkin ada sesuatu yang lebih baik untukku
yang allah berikan tapi jalan nya engga disana. Yaaa, kita harus husnuzan
kepada allah. Banyaak cara untuk menjadi sukses. Bukan hanya disitu. Atau mungkin
jalannya ga di situ.
Jadi buat teman teman yang belum Allah izinkan lulus di
tempat yang kalian inginin. tetep semangat!!, berusaha, berdoa dan tawakal. Sukses
itu butuh proses yang baik. Mungkin ga disana. Mungkin ga sekarang. ya penting
kita harus tetap berusaha. gagal itu biasa, gagal itu menunjukkan kita kalo
kita perlu mengooreksi apa kesalahan yang kita lakukan di masa lalu, dan dapat
merubahnya lebih baik lagi. Dan tak ada usaha yang sia sia. Tetap yakini diri
sendiri, kita punya kemampuan, kita bisa. Tapi mungkin itu ga sekarang, mungkin
esok, taun depan, taun yang akan datang, atau mungkin impian kita itu
tercapainya di keturunan kita selanjutanya. Ga ada yang tau. Yang penting
berusaha, berdoa, dan tawakal.
Jadi intinyaa, tetap semangat!!!! ^o^9
Pidato Memotivasi Diri Mendirikan Shalat 5 waktu
Assalamu’alaikum wr.wb
Alhamdulillah Alhamdulillah hilladzi hadana lihaza wama kunna
linahtadiyya laula anhadanaullah. Asyhaduallaaa haillah waasyhaduanna
muhammadan ‘abduduwarasululmab’usurahmatalli’alamin, amma ba’du
Segala puji hanya milik allah sang pemberi kenikmatan. Mari kita syukuri
dan gunakan sebaik-baiknya agar Allah memberkahi segala pemberiannya. Shalawat
dan salam buat junjungan alam baginda Rasulullah SAW dan para keluarga serta
sahabat dan orang orang yang istiqamah di jalan ketaatan. Semoga Allah berkenan
memberi kemuliaan dengan mendapat syafaat dari baginda rasulullah kelak. Amin
amin ya Rabbal ‘alamin.
Bapak ibu yang dirahmati Allah serta
teman teman sahabat sejati fillah.
Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato yang berjudul
Memotivasi diri Mendirikan Shalat 5 waktu
Di
zaman yang semakin dekat dengan hari akhir ini, kita menyaksikan suatu fenomena
memprihatinkan yang menimpa kaum muslimin, yaitu sebuah realita banyaknya orang
yang mengaku beragama Islam namun tidak memahami hakikat agama Islam yang
dianutnya.
Di
antaranya adalah banyaknya kaum muslimin di masa sekarang yang mulai meremehkan
dan menyia-nyiakan salat, bahkan tidak sedikit dari mereka yang berani
meninggalkannya dengan sengaja dan terang-terangan. Padahal dalam Agama Islam,
salat memiliki kedudukan yang tidak bisa ditandingi oleh ibadah lainnya. Yang
demikian itu menunjukkan bahwa betapa agung kedudukan ibadah salat dalam Islam,
karena ia adalah tiang agama, di mana agama ini tidak akan tegak kecuali
dengannya. Dalam suatu hadis sahih Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلَامُ وَعَمُوْدُهُ
الصَلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الجِهَادُ فِيبِيْلِ سَ اللهِ
Ro’sul amril islam, wa’amuuduhussholah, wadzirwatusaanamihil
jihadufiisapilillah
“Pokok
agama adalah Islam (berserah diri), tiangnya adalah salat, dan puncaknya adalah
jihad di jalan Allah.” (HR. At-Tirmidzi no. 26160).
Teman-teman
sahabat sejati fillah
Lalu,
bagaimana agar kita dapat memotivasi diri kita sendiri untuk dapat mendirikan
shalat lima waktu ini? Yang pertama yakni, perbaiki main set, pola pikir yang
selama ini kita lakukan, seperti menunda shalat, dan akhirnya lalai dan lupa. Sadarlah
bahwa hidup ini hanyalah sementara. Dan akhiratlah tempat yang kekal dan abadi
selamanya.
Yang
kedua, jadikan Allah sebagai prioritas dalam setiap aspek kehidupan dalam hidup
ini, selalu mengingatnya, agar motivasi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT
lebih tinggi, dan apa yang kita lakukan
tetap berada di jalan yang lurus. Sebagaimana
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
وَمَآ أُمِرُوْا إِلاَّ لِيَعْبُدُوْااللهَ
مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنَفَآءَ وَيُقِيْمُوْا الصَّلَوةَ وَيُؤْتُوْا
االزَّكَوةَ وَذَلِكَ دِيْنُالْقَيِّمَةِ
“Dan
tidaklah mereka disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan
ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama dengan lurus, dan supaya mereka
mendirikan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang
lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5)
Ma’asyiral
muslimin Rahimakumullah
salat
adalah wasiat terakhir Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada
umatnya, sebagaimana telah diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwasanya ia
berkata,
“Wasiat
terakhir Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah ‘Kerjakanlah salat,
Kerjakanlah salat, dan tunaikanlah kewajiban kalian terhadap budak-budak yang
kalian miliki.” (HR. Ahmad, no. 25944)
Inilah
gambaran agungnya kedudukan ibadah salat dalam agama Islam yang kita
anut. Alquran dan Sunah yang sahih memberikan ancaman keras bagi orang yang
meninggalkan salat. Dalam surat Al-Mudatstsir ayat 42-43 Allah Subhanahu wa
Ta’ala berfirman,
مَاسَلَكَكُمْ فِي سَقَر. قَالُوا لَمْ نَكُ
مِنَ الْمُصَلِّينَ
“Apakah
yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (Neraka)?” Mereka menjawab, “Kami dahulu
(di dunia) tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat.”
Maasyiral
Muslimin Rahimakumullah
Yang
ketiga, dalam mengerjakan sesuatu amalan atau shalat, hendaklah kita mengingat
akan kematian. Karena dengan mengingat kematian, kita akan senantiasa takut
kepada Allah untuk meninggalkan shalat.
Selanjutnya
yang keempat, untuk memotivasi untuk mendirikan shalat adalah pergaulan.
Pergaulan juga sangat berperan penting dalam meningkatkan rohaniah islami.
Teman
teman sahabat sejati fillah
Marilah
kita menjadi hamba-hamba Allah yang
selalu menjaga salat, karena kita tidak tahu berapa umur kita yang tersisa.
Berapa pun panjangnya usia kita, namun kita meyakini bahwa kita pasti akan
meninggalkan dunia yang fana ini. Dan setiap orang yang mengadakan perjalanan
pasti membutuhkan bekal. Sementara perjalanan yang satu ini adalah perjalanan
yang sangat panjang dan tidak akan kembali lagi. Barangsiapa yang dalam
perjalanan tersebut tidak memiliki bekal, maka ia berarti telah menderita
kerugian yang tak akan tergantikan dan tidak ada bandingannya. Bagaimana
seseorang selalu lalai, sementara usianya berlalu bagaikan awan yang berarak di
angkasa.
Maasyiral
muslimin rahimakumullah
Mudah-mudahan
Allah memberikan kita petunjuk untuk melaksanakan salat yang lima waktu dan
melaksanakan kebaikan sesuai dengan syariat. Mudah-mudahan Allah menjadikan
hari-hari kita penuh dengan amal saleh yang akan membawa kita kepada kebahagiaan
dan ketenangan di dunia dan di akhirat. Mudah-mudahan Allah
senantiasa memberikan hidayah pada segala urusan kita dan memberikan petunjuk
kepada kita semua dalam menapaki jalan-Nya yang lurus, jalan orang-orang yang
Allah berikan nikmat kepada mereka, jalan para nabi,
orang-orang yang jujur, dan para syuhada, serta orang-orang yang saleh, bukan,
jalan orang-orang tersesat. Amin amin ya rabbal Alamin.
Demikianlah
pidato yang dapat saya sampaikan semoga
bermanfaat bagi kita semua lebih dan
kurang saya mohon maaf
Hakaza…
Assalmuaalaikum
wr.wb
Monday, July 7, 2014
Edisi Ramadhan
owowowoo. uda lama ga nge-blog. Hi. pada bulan ramadhan jam 18.21 tanggal 07 july 2014. bentar lagi mau buka. jadi ga bisa berlama lama online. so di post kali ini aku cuma mau bilang. Hi!!!!! I love July!!!!! btw. di edisi ramadhan kali ini aku belum minta maap. kaya nya terlalu telat deh minta maap nya tapi ga apa. mohon maap lahir batin yaaa :) selamat menjalankan ibadah puasa. semoga apa yang perbuatn positif yang kita lakukan di bulan yang penuh berkah ini dapat pahala yang berlipat lipat ganda!! buat kamu.. *karena uda bunyi sirine* selamat berbuka puasaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :))))))))))))))))))
Subscribe to:
Posts (Atom)